Humas IAIN Parepare – Teori di dalam kelas kini menjelma menjadi pengalaman nyata bagi 164 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare. Berasal dari enam kelas Program Studi Perbankan Syariah dan Manajemen Keuangan Syariah, mereka menggelar Kunjungan Industri ke Bank Muamalat Kantor Cabang Utama (KCU) Makassar pada, Jumat (22/05/2026). Kegiatan strategis ini dirancang khusus untuk mendekatkan mahasiswa dengan ekosistem kerja riil serta operasional perbankan syariah langsung di lapangan.
Kedatangan rombongan mahasiswa ini disambut hangat oleh manajemen Bank Muamalat. Acara dibuka dengan sambutan resmi dari Branch Operation and Service Manager (BOSM) Bank Muamalat Makassar, Ilyas. Sebagai bentuk penghormatan dan komitmen kerja sama, agenda dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dari pihak kampus kepada Bank Muamalat. Tak butuh waktu lama bagi para mahasiswa untuk langsung merasakan digitalisasi perbankan, di mana mereka dipandu untuk mengunduh aplikasi Muamalat Din dan melakukan pembukaan rekening online secara serentak.
Setelah resmi membuka rekening, para mahasiswa dibagi menjadi empat kelompok untuk bergantian menyerap ilmu di empat divisi berbeda. Pada bagian Financing yang dipandu oleh Muhammad Yusuf dan Fauzi, mahasiswa menerima materi mendalam dari Financing Analyst, Dyke Agus Virdian, yang mengupas tuntas alur pembiayaan syariah mulai dari sektor komersial, perumahan, konsumer, hingga pembiayaan haji. Selanjutnya, mahasiswa mengeksplorasi divisi Priority bersama Rahmi Utami untuk melihat langsung bagaimana pelayanan premium bagi nasabah prioritas dilakukan.
Masih di lantai yang sama, petualangan literasi berlanjut ke bagian Funding dan Consumer Banking bersama Nurul Indah Cahyani dan Rifda Gusrianty yang memberikan pemahaman mendalam mengenai strategi bank dalam menghimpun dana pihak ketiga serta menyalurkannya kembali kepada masyarakat secara syariah. Sesi edukasi ini kemudian berakhir di Lantai Dasar, tepatnya di bagian Pelayanan Nasabah dan Back Office bersama Uswatun Khasanah dan Anwar Rusydi. Di divisi ini, Anhar Romansyah Palangkey memberikan materi seputar standar pelayanan (service excellence) Bank Muamalat, bahkan mahasiswa mendapatkan kesempatan langka untuk melihat langsung fasilitas brankas utama penyimpanan uang yang dirancang khusus tahan api.
Dosen pengampu mata kuliah, Misdar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja digelar sebagai inovasi pengganti nilai Ujian Akhir Semester (UAS).
"Kegiatan ini merupakan pengganti UAS. Ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, karena selain materi yang didapatkan di kelas, mereka bisa langsung melihat praktiknya di lapangan. Hal ini saya lakukan hampir tiap semester dan mahasiswa selalu antusias untuk mengikutinya," ujar Misdar.
Antusiasme tinggi tersebut juga dibenarkan oleh Musdalifah, perwakilan mahasiswa dari kelas Perbankan Syariah menyampaikan pesan dan kesannya, ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran pimpinan Bank Muamalat, termasuk Ahmad Salihin (Region Head Sulampua) dan Anshar (Branch Manager).
"Kegiatan ini memberikan banyak ilmu, wawasan, dan pengalaman baru mengenai dunia perbankan syariah dan penerapannya secara langsung. Semoga kerja sama dan silaturahmi ini terus terjalin, dan semoga Bank Muamalat semakin sukses serta terus menjadi inspirasi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia," tutup Musdalifah penuh semangat.
Penulis: Irmwati
Editor: Mifda Hilmiyah