Humas IAIN Parepare - Dua dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare, yaitu Rini Purnamasari, dosen Akuntansi, dan Nurfadhilah, dosen Manajemen Keuangan Syariah, mempresentasikan artikel penelitian mereka pada kegiatan The 4th International Conference on Finance Business and Banking (ICFBB 2025) yang berlangsung di Hotel Lombok Astoria, Mataram, Rabu (26/11/2025).
Dalam forum ilmiah tersebut, keduanya membawakan riset berjudul “ Digitalization of Sharia Finance and Village Fund Management: Integration of Sharia Fintech and SISKEUDES for Financial Inclusion in Pinrang .” Penelitian ini mengkaji bagaimana integrasi teknologi finansial syariah dengan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dapat memperkuat inklusi keuangan di wilayah pedesaan, khususnya Kabupaten Pinrang.
Menurut Rini Purnamasari, digitalisasi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan tata kelola keuangan desa. “Integrasi fintech syariah dengan SISKEUDES dapat mendorong transparansi, efisiensi, dan akses layanan keuangan yang lebih inklusif,” ujarnya saat presentasi. Ia menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi yang tepat akan membantu pemerintah desa mengelola dana secara lebih akuntabel.
Sementara itu, Nurfadhilah menekankan bahwa masyarakat perlu mendapatkan literasi keuangan yang memadai untuk memaksimalkan manfaat digitalisasi. “Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia di tingkat desa. Edukasi menjadi kunci untuk memastikan layanan keuangan syariah benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat," ujarnya.
Penyampaian riset ini mendapat perhatian peserta konferensi karena menawarkan pendekatan integratif yang relevan dengan penguatan ekonomi desa dan pembangunan inklusif. Melalui partisipasi dosen-dosennya dalam forum ilmiah nasional, IAIN Parepare terus mendorong kontribusi akademik dalam pengembangan keilmuan dan pembangunan daerah. (mif)