Humas IAIN Parepare – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Sidang Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Pengukuhan Guru Besar pada Selasa (10/02/2026) di Auditorium IAIN Parepare. Acara yang dihadiri oleh Forkopimda, organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta seluruh sivitas akademika ini dibuka secara resmi oleh Ketua Senat IAIN Parepare, Prof. St. Aminah dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Agama RI tentang kenaikan jabatan fungsional dosen oleh Kepala Biro AUAK, Dr. H. Muhdin.
Dalam sidang tersebut, tiga guru besar menyampaikan orasi ilmiah sesuai kepakaran masing-masing. Prof. Hj. Muliati memaparkan orasi di bidang Ilmu Teologi Islam yang menyoroti pentingnya harmoni antara manusia dan alam. Selanjutnya, Prof. Rahmawati memaparkan orasi dalam bidang Ilmu Fiqh Munakahat, dan Prof. Darmawati menyampaikan orasi dalam bidang Ilmu Metode Pembelajaran Bahasa Arab Kontemporer.
Puncak prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Rektor IAIN Parepare, Prof. Hannani. Suasana khidmat menyelimuti auditorium saat Rektor membacakan naskah pengukuhan secara resmi, yang menandai sahnya gelar jabatan akademik tertinggi bagi ketiga profesor tersebut. Prosesi dilanjutkan dengan pengalungan sleber Guru Besar serta penyerahan Surat Keputusan (SK) Guru Besar oleh Rektor kepada para guru besar yang dikukuhkan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi mereka di dunia pendidikan.

Kepala BPSDMD Kota Parepare, Eko Wahyu Ariyadi, yang hadir mewakili Walikota Parepare, memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Dalam sambutannya, ia menekankan peran strategis guru besar sebagai rujukan moral. "Kami pemerintah kota Parepare berharap kepada para guru besar yang dikukuhkan untuk dapat terus melahirkan gagasan-gagasan cemerlang, memperkuat moderasi beragama, serta menjadi teladan dalam membangun peradaban yang berilmu, beretika, dan berakhlak mulia," tegas Eko Wahyu. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran guru besar harus menjadi solusi atas persoalan bangsa di tengah arus disrupsi teknologi.

Rektor IAIN Parepare, Prof. Hannani, dalam pidatonya mengungkapkan rasa bangga atas bertambahnya pilar intelektual kampus. Ia menilai momentum ini sebagai bukti dinamisnya iklim riset di IAIN Parepare. "Saya mengucapkan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada guru besar yang hari ini dikukuhkan. Lahirnya guru besar IAIN Parepare ini menjadi bukti sebagai cerminan bahwa tradisi akademik IAIN Parepare itu berlangsung secara dinamis, ini sungguh luar biasa," ujar Prof. Hannani.
Lebih lanjut, Rektor berharap agar gelar tertinggi ini membawa berkah bagi pengembangan kampus dan masyarakat luas. "Mudah-mudahan dengan capaian guru besar yang dikukuhkan hari ini, insya Allah akan berdampak secara signifikan kepada pengembangan tradisi akademik IAIN Parepare dan demikian juga kepada masyarakat dan lebih khusus kepada keluarga," pungkasnya.
Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi sejarah kampus. Suasana hangat terlihat saat acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh tamu undangan kepada para guru besar yang baru dikukuhkan. Rektor bersama seluruh jajaran pimpinan IAIN Parepare turut memberikan salaman hangat sebagai bentuk apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian luar biasa tersebut. (Irm)