Humas IAIN Parepare – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare sedang mempersiapkan diri menuju peringkat global THE Impact Rankings dengan menggelar kegiatan THE Sustainability Impact Ratings.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (05-06/02/2026), ini dipusatkan di Fly Over Rektorat IAIN Parepare. Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Rektor IAIN Parepare beserta seluruh jajaran pimpinan mulai dari wakil rektor, dekan, hingga kepala unit di lingkungan kampus.
Agenda utama dalam kegiatan ini memfokuskan pada tiga pilar penting, yakni pemahaman mendalam mengenai Konsep Sustainability pada Perguruan Tinggi, strategi Pemeringkatan Global bagi institusi pendidikan, serta perumusan Program Kerja pada 7 Sustainable Development Goals (SDG) yang menjadi prioritas utama IAIN Parepare. Pembahasan ini bertujuan untuk menyelaraskan visi kampus agar tidak hanya unggul secara akademik, namun juga memiliki dampak sosial dan lingkungan yang diakui secara internasional.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, yakni Bayu Arie Fianto, Ph.D yang merupakan sosok berpengaruh dalam isu keberlanjutan yang menjabat sebagai President of Indonesia SDGs Center Network sekaligus Director of Center of Advance Resilience & Inclusive Studies (CARE) Universitas Airlangga. Dalam paparannya, Ia menekankan bahwa keterlibatan dalam THE Sustainability Impact Ratings akan menempatkan IAIN Parepare dalam peta persaingan global serta memperkuat kontribusi nyata institusi dalam pencapaian target-target global.
Rektor IAIN Parepare, Prof Hannani, secara resmi menutup kegiatan tersebut pada Jumat (06/2/2026) dengan memberikan arahan yang penuh semangat. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa isu Sustainable Development Goals (SDG) merupakan agenda yang sangat krusial, sehingga seluruh elemen kampus harus memperhatikan dan mengerjakannya dengan penuh keseriusan. Prof Hannani secara pribadi menyatakan komitmen kuat untuk mendukung penuh setiap tahapan pelaksanaan program ini agar berjalan secara berkesinambungan dan sungguh-sungguh.
Rektor pun menyadari bahwa program SDGs ini merupakan hal baru yang tentu membawa tantangan tersendiri bagi institusi. Meski demikian ia menyatakan keyakinannya terhadap kapabilitas seluruh tim di IAIN Parepare. "Saya sudah yakin kepada teman-teman di IAIN, jika diberikan tugas dan tanggung jawab seperti ini pasti mereka dapat mengerjakan dan menyelesaikannya dengan baik. Rekan-rekan di kampus sudah terbiasa dan terlatih mengerjakan tugas berat seperti akreditasi, Audit Mutu Internal (AMI), hingga standarisasi ISO," tegas Rektor.
Lebih lanjut, pimpinan tertinggi IAIN Parepare tersebut meminta agar seluruh unsur yang ada di kampus, baik tenaga pendidik maupun kependidikan, untuk saling bahu-membahu. Rektor menekankan bahwa kesuksesan program ini sangat bergantung pada kerja sama dan kolaborasi lintas sektor. Rektor memberikan dukungan moral dan fasilitas bagi semua unit agar dapat bersinergi dalam mengimplementasikan 7 SDG prioritas yang telah disepakati bersama dalam forum tersebut.
Di akhir arahannya, Rektor memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada Bayu Arie Fianto, Ph.D., yang telah berbagi ilmu dan perspektif internasional bagi IAIN Parepare. Penutupan kegiatan ini menandai dimulainya langkah baru bagi IAIN Parepare dalam mengejar reputasi global melalui jalur keberlanjutan. Dengan semangat kolaborasi, IAIN Parepare optimis dapat menjawab tantangan global sekaligus meningkatkan daya saing institusi di masa depan. (Irm/Suh)