Humas IAIN Parepare—Transformasi menuju universitas bertaraf internasional terus dipacu IAIN Parepare melalui penguatan kurikulum berbasis capaian atau Outcome-Based Education (OBE). Langkah ini ditegaskan langsung oleh Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hannani, M.Ag., sebagai strategi utama dalam menyiapkan lulusan yang kompetitif di tingkat global.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kuliah umum Pascasarjana yang diselenggarakan pada Kamis, 16 April 2026, dengan menghadirkan Staf Khusus Menteri Agama, H. Farid F. Saenong, M.A., M.Sc., Ph.D.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Hannani, M.Ag. menegaskan bahwa penerapan OBE dilakukan secara masif di seluruh program studi sebagai bagian dari upaya sistematis menuju internasionalisasi kampus. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan lulusan tidak hanya menguasai aspek akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan global.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kurikulum OBE diarahkan untuk mendorong mahasiswa menguasai 16 keterampilan abad ke-21 sebagaimana dirumuskan oleh World Economic Forum. Keterampilan tersebut mencakup kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, hingga literasi digital yang kini menjadi tuntutan utama di dunia kerja.
Menurutnya, orientasi pembelajaran saat ini tidak lagi semata-mata berfokus pada penguasaan disiplin ilmu, melainkan juga pada kesiapan lulusan dalam menghadapi dinamika dan kompleksitas pasar kerja global.
Sementara itu, H. Farid F. Saenong mengapresiasi langkah progresif yang ditempuh IAIN Parepare. Ia menilai upaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan pengembangan pendidikan tinggi keagamaan yang menitikberatkan pada peningkatan daya saing sumber daya manusia.
Kuliah umum ini sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen akademik Pascasarjana IAIN Parepare dalam memperluas jejaring serta mempercepat langkah menuju pengakuan internasional tanpa meninggalkan esensi kualitas pembelajaran berbasis capaian.
Penulis : Tasrif
Editor : Sri Rahayu