Humas IAIN Parepare—Mahasiswi Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), IAIN Parepare, Hasdiana Muin, kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini, ia berhasil meraih medali perak dalam ajang Duta Generasi Muda Berprestasi melalui kategori perlombaan pembuatan video kreativitas bakat dan minat. Capaian tersebut semakin mengukuhkan kiprah mahasiswa SPI dalam kompetisi berskala nasional.
Kompetisi ini diikuti oleh generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia yang menampilkan karya-karya inspiratif berbasis potensi, bakat, dan kreativitas masing-masing. Dalam ajang tersebut, Hasdiana tampil dengan konsep video yang mengangkat narasi edukatif dan inspiratif, memadukan unsur kreativitas visual dengan pesan motivasi bagi generasi muda.
Prestasi yang diraih Hasdiana tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik program Studi dan institusi. Konsistensinya dalam mengikuti berbagai ajang nasional menunjukkan komitmen dan daya saing mahasiswa IAIN Parepare di tengah kompetisi generasi muda Indonesia yang semakin kompetitif.
Dekan FUAD, Dr. A. Nurkidam, M.Hum., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Hasdiana merupakan bukti bahwa mahasiswa FUAD tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi dalam pengembangan bakat dan kreativitas. “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita memiliki potensi besar dan mampu bersaing di level nasional. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua Program Studi SPI, Dr. Ahmad Yani, M.Hum., menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan keberanian mahasiswa dalam mengeksplorasi potensi diri. Ia menyebutkan bahwa Prodi SPI terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi sebagai bagian dari penguatan soft skills dan pengembangan karakter.
Menurut Dr. Ahmad Yani, keberhasilan di bidang kreativitas seperti pembuatan video menjadi indikator penting bahwa mahasiswa sejarah tidak hanya berkutat pada kajian tekstual, tetapi juga mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah dan edukasi. Hal ini sejalan dengan visi Prodi SPI dalam membentuk lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Hasdiana Muin sendiri mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. Ia menyampaikan bahwa proses pembuatan video membutuhkan persiapan matang, mulai dari perencanaan konsep, pengambilan gambar, hingga proses penyuntingan. Baginya, ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga ruang belajar untuk mengasah kreativitas dan keberanian tampil di tingkat nasional.
Prestasi medali perak dalam ajang Duta Generasi Muda Berprestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa SPI dan seluruh Mahasiswa IAIN Parepare untuk terus berkarya dan berprestasi. Kampus IAIN Parepare berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui berbagai program pembinaan dan pendampingan, sehingga lahir lebih banyak generasi muda yang berprestasi dan membanggakan institusi.
Penulis : Saidin Hamzah
Editor : Alfiansyah Anwar