Skip ke Konten

LPM IAIN Parepare Gelar Pra-Raker: Susun Arah Strategis Mutu Berbasis IKU dan Temuan AMI

4 Desember 2025 oleh
Humas IAIN Parepare

Humas IAIN Parepare — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Parepare menggelar Pra-Rapat Kerja (Pra-Raker) sebagai langkah awal dalam merumuskan program strategis penjaminan mutu untuk tahun mendatang, Kamis (04/12/2025) di ruang pertemuan LPM. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua LPM, Dr. Muhammad Qadaruddin, M.Sos.I., dan dihadiri oleh seluruh kepala pusat dan staf sebagai forum konsolidasi untuk menyelaraskan arah program berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU), temuan Audit Mutu Internal (AMI), serta rekomendasi Rapat Tinjauan Manajemen (RTM).

Dalam arahannya, Ketua LPM menekankan bahwa setiap program yang disusun harus didasarkan pada data dan hasil evaluasi yang valid, sehingga siklus penjaminan mutu melalui PPEPP dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung pada peningkatan layanan akademik maupun administratif di kampus. Ia juga menegaskan bahwa Pra-Raker menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi kebutuhan perbaikan secara komprehensif sebelum masuk pada penetapan rencana kerja di tingkat institusi.

Diskusi berjalan aktif ketika para kepala pusat memaparkan temuan penting dari AMI, terutama terkait mutu akademik, standar pembelajaran, administrasi, instrumen akreditasi terbaru serta layanan mahasiswa. Salah satu fokus utama dalam pembahasan adalah kebutuhan penyempurnaan instrumen dan evaluasi capaian pembelajaran (CP), Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dan kurikulum.

Temuan AMI menunjukkan masih perlunya harmonisasi antara kurikulum berbasis OBE dengan implementasinya pada dokumen RPS dan pelaksanaan pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, LPM menempatkan pengembangan instrumen evaluasi CP, RPS, dan kurikulum sebagai salah satu program utama dalam agenda tindak lanjut tahun mendatang.

Selain itu, LPM juga membahas kebutuhan merumuskan pedoman layanan ramah mahasiswa berkebutuhan khusus sebagai bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan lingkungan belajar yang inklusif. Penyusunan instrumen dan pelaksanaan survei layanan administrasi dan fasilitas pendidikan turut menjadi perhatian, mengingat temuan AMI dan RTM mengidentifikasi perlunya peningkatan pada sejumlah aspek layanan unit kerja dan sarana pendukung pembelajaran.

Kemudian, Pra-Raker juga menekankan pentingnya penguatan kompetensi dosen dan mahasiswa. Tidak hanya itu, LPM menyiapkan pendampingan intensif bagi program studi yang akan mengikuti akreditasi LAM, mulai dari pendampingan penyusunan dokumen hingga persiapan asesmen lapangan.

Melalui Pra-Raker ini, LPM IAIN Parepare semakin mengokohkan komitmen untuk menciptakan tata kelola mutu yang adaptif, terukur, dan selaras dengan arah kebijakan institusi. Ketua LPM berharap bahwa hasil Pra-Raker dapat menjadi fondasi yang kuat dalam pelaksanaan Raker utama dan membawa IAIN Parepare menuju standar mutu yang lebih unggul dan berdaya saing (Mhy/Mif).

 

di dalam Berita
LPM IAIN Parepare Laksanakan Benchmarking Penjaminan Mutu ke UIN Alauddin Makassar