Skip ke Konten

Pelatihan CSBT, Dorong Mahasiswa KPI Adaptif di Era Digital

9 Januari 2026 oleh
Humas IAIN Parepare

Humas IAIN Parepare-- Lentera Kuning (LK) Channel, media belajar yang dikelola mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Parepare, resmi membuka pelatihan Communication Skill & Broadcasting Training (CSBT) pada Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Movie Room  IAIN Parepare.

Pembukaan CSBT dihadiri langsung oleh Ketua Prodi KPI IAIN Parepare, Nurhakki, Pemimpin Redaksi LK Channel Khairul Subhan, serta jajaran kru dan seluruh peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Nurhakki menegaskan pentingnya kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam dunia dakwah dan produksi konten kreatif. Ia bahkan menantang LK Channel untuk melangkah lebih progresif dengan memanfaatkan teknologi mutakhir.

“LK Channel harus terus menghasilkan karya, menebar ilmu, dan hiburan untuk orang banyak. Kalau boleh, saya beri tantangan untuk membuat konten dakwah yang memanfaatkan teknologi AI (Artificial Intelligence) sebagai pendakwahnya,” ujar Nurhakki.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi LK Channel, Khairul Subhan, menekankan keberhasilan sebuah karya tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis individu, tetapi juga kekuatan kolaborasi tim.

“Sebuah karya yang memukau tidak lahir dari ego pribadi, melainkan ikatan antar tim yang memperkuat solidaritas. LK Channel tidak mencari superman, tapi membentuk superteam. Karena bagi saya, solidaritas adalah bahan bakar utama yang membuat mesin kreativitas kita terus bergerak,” tegasnya di hadapan peserta.

Pelatihan CSBT ini diikuti oleh 34 peserta dan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad. Selama pelatihan, peserta akan dibekali empat materi fundamental, yakni Teknik Kamera, Editing Video, Penulisan Naskah, dan Public Speaking, serta ditutup dengan pengerjaan proyek video. Usai pelatihan, setiap peserta akan terus dibimbing dalam mengasah kemampuannya melalui berbagai kegiatan liputan LK Channel.

Selain itu, kurikulum CSBT disusun secara sistematis untuk membantu peserta mengenali dan mengembangkan minat spesifik di bidang penyiaran dan konten kreatif. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya mampu secara teknis, tetapi juga konsisten dan profesional dalam berkarya.

CSBT dirancang sebagai kompas pengembangan diri. Setiap peserta diarahkan untuk memetakan potensi dan minatnya secara lebih mendalam, bukan sekadar bisa, tetapi menjadi ahli di bidang yang dipilihnya masing-masing. (khb/hyn)

di dalam Berita
Prof. Hannani Resmi Calonkan Diri Kembali sebagai Rektor IAIN Parepare Periode 2026-2030