Skip ke Konten

Prof. Andi Aderus Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Rektor IAIN Parepare 2026–2030

9 Januari 2026 oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare – Tahapan penjaringan Bakal Calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare periode 2026–2030 resmi bergulir. Prof. H. Andi Aderus menjadi pendaftar pertama yang menyerahkan berkas persyaratan secara lengkap kepada panitia penjaringan di Gedung Rektorat, Senin (05/01/2026).

Prof. Andi Aderus saat ini menjabat sebagai Guru Besar sekaligus Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Alauddin Makassar. Kehadirannya dalam bursa pemilihan ini membawa visi besar mengenai transformasi kelembagaan IAIN Parepare ke depan.

Dalam pemaparannya usai menyerahkan berkas, Prof. Andi Aderus menekankan pentingnya akselerasi status kelembagaan IAIN Parepare. Ia menyoroti tiga tahapan kelembagaan perguruan tinggi negeri (PTN), yakni PTN Satker, PTN BLU, dan PTN-BH.

“IAIN Parepare saat ini masih berada pada tahapan PTN Satker. Jika amanah diberikan kepada kami, hal ini akan kita genjot. Di samping mendorong transformasi menjadi UIN Parepare, kami juga akan mengupayakan peningkatan status menuju Badan Layanan Umum (BLU),” paparnya.


Menurutnya, perubahan status menjadi BLU akan membuka fleksibilitas bagi universitas dalam mengelola potensi ekonomi secara mandiri. Hal ini bertujuan agar kampus tidak hanya bergantung pada anggaran rutin pemerintah (Rupiah Murni).

“Dengan BLU, universitas lebih mudah dikembangkan karena seluruh civitas academica didorong untuk meningkatkan pendapatan institusi secara mandiri demi kemajuan bersama,” tambah Prof. Andi.

Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Parepare menyambut positif langkah Prof. Andi Aderus sebagai pendaftar pertama. Hal ini dinilai sebagai sinyal kepercayaan publik akademik terhadap proses seleksi yang digelar oleh IAIN Parepare.

Ketua Panitia Penjaringan, M. Ali Rusdi menegaskan bahwa seluruh tahapan akan dilaksanakan secara objektif, profesional, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Pendaftaran ini menjadi motivasi bagi kami untuk memastikan seluruh proses berjalan tertib, terbuka, dan berkualitas. Kami berharap akan muncul figur-figur akademisi terbaik lainnya untuk bersama-sama membawa institusi menuju kemajuan berkelanjutan,” ungkap Ketua Panitia, M. Ali Rusdi.

Masa pendaftaran dan penjaringan ini diharapkan dapat menjaring pemimpin yang visioner untuk menahkodai IAIN Parepare selama empat tahun ke depan. (aen/mif)

di dalam Berita
Simbol Kerukunan di Bone: Puluhan Ribu Peserta Hadiri Jalan Sehat HAB ke-80 Bersama Menag