Skip ke Konten

Rektor IAIN Parepare Imbau Masyarakat Bijak dan Jernih Sikapi Pernyataan Menag Nasaruddin Umar Terkait Zakat

1 Maret 2026 oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Prof. Dr. Hannani, M.Ag., turut memberikan tanggapan terkait diskusi publik mengenai pernyataan Menteri Agama (Menag) RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., seputar tata kelola dan optimalisasi zakat nasional. Rektor mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya sivitas akademika, untuk menyikapi hal tersebut dengan tenang, jernih, dan objektif.

Menurut Prof. Hannani, gagasan yang disampaikan oleh Menag Nasaruddin Umar merupakan ikhtiar strategis kementerian untuk memaksimalkan potensi zakat yang sangat besar di Indonesia. Ia menekankan pentingnya melihat substansi wacana tersebut secara komprehensif, bukan berdasarkan potongan informasi semata.

"Pernyataan Bapak Menag, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., harus kita pahami dalam konteks profesionalisme dan penguatan tata kelola zakat. Tujuannya sangat jelas, yakni agar instrumen zakat benar-benar hadir sebagai pilar utama dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat secara lebih masif, terintegrasi, dan transparan," ujar Prof. Hannani saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Sebagai pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sekaligus tokoh agama di Kota Parepare, Prof. Hannani menilai bahwa kapabilitas dan kepakaran Menag dalam bidang keilmuan Islam memberikan garansi bahwa arah kebijakan tersebut akan tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip syariat.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa IAIN Parepare siap mengambil peran strategis untuk mengawal dan menyukseskan visi Kementerian Agama tersebut.

"Sebagai institusi akademik, IAIN Parepare berkomitmen penuh untuk hadir memberikan edukasi dan literasi zakat kepada masyarakat luas. Melalui kajian-kajian akademik, kami siap mendukung optimalisasi manajemen zakat agar pendistribusiannya semakin tepat sasaran kepada para mustahik," tegas Prof. Hannani yang juga merupakan Ketua PCNU Kota Parepare ini.

Di akhir pernyataannya, Prof. Hannani berpesan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi spekulatif yang memicu polemik tak berdasar di media sosial. Ia mengajak masyarakat untuk selalu mengedepankan asas tabayyun (klarifikasi).

"Mari kita dukung langkah-langkah Kemenag demi kemaslahatan yang lebih besar. Apa yang diikhtiarkan ini adalah demi kebaikan umat Islam dan bangsa Indonesia secara keseluruhan," pungkasnya. (*)

di dalam Berita
Menjaga Standar Akademik, IAIN Parepare Seleksi Ketat 85 Calon Pengganti Penerima KIP Kuliah