Humas IAIN Parepare_Pusat Pengembangan Kurikulum dan SDM pada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Parepare menggelar kegiatan Pembekalan Peserta MBKM Tahun 2026 pada Kamis, (19/02/2026), bertempat di Perpustakaan Lantai 5 IAIN Parepare.
Kegiatan ini diikuti oleh 127 mahasiswa dari empat fakultas di lingkup IAIN Parepare yang akan mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Magang di berbagai instansi mitra, mulai dari Bank BUMN, Kantor Pengadilan, sektor perhotelan, hingga kantor-kantor dinas pemerintahan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hannani, M.Ag., Wakil Rektor I, Ketua dan Sekretaris LPM, serta jajaran tim Pusat Pengembangan Kurikulum dan SDM selaku panitia pelaksana.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Parepare, Prof. Hannani, menegaskan bahwa memilih program MBKM bukan sekadar mengikuti tren, tetapi harus memiliki target dan tujuan yang jelas.
“Memilih MBKM harus memiliki target dan tujuan. Peserta harus siap mental dalam menjalankan program, karena ini adalah sarana belajar,” tegasnya.
Prof Hannani juga mendorong para mahasiswa untuk menjadikan program magang sebagai momentum penguatan kompetensi diri terutama penguasaan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication)—yang dibutuhkan mahasiswa untuk sukses di era digital dan globalisasi. Menurutnya, mahasiswa perlu memaksa diri untuk terus belajar dan fokus pada penguasaan keahlian tertentu.
“Paksa diri untuk belajar. Bekali diri dengan fokus pada keahlian tertentu. Belajar menyemangati diri sendiri dan perbaiki komunikasi, etika, serta public speaking,” ungkapnya.
Selain sambutan dan arahan pimpinan, kegiatan pembekalan juga diisi dengan materi teknis dan penguatan soft skills. Panitia menghadirkan sesi khusus tentang etika profesi di dunia kerja, yang membahas sikap profesional, kedisiplinan, tanggung jawab, kreatifitas hingga cara membangun komunikasi yang efektif di lingkungan instansi mitra.
Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai sistematika pendaftaran dan pelaporan melalui sistem informasi (SISFO) kampus. Materi ini diberikan agar mahasiswa memahami alur administrasi, mulai dari proses registrasi, pengunggahan berkas, hingga mekanisme pelaporan kegiatan MBKM secara tertib dan sesuai ketentuan.
Fajriyani, Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan SDM LPM menegaskan bahwa pembekalan ini bertujuan untuk memastikan mahasiswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga matang secara mental, administratif, dan profesional sebelum terjun ke dunia kerja.
Melalui pembekalan ini, diharapkan 127 peserta MBKM Semester genap 2025/2026 mampu menjalankan program magang dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik IAIN Parepare, serta membawa pulang pengalaman dan kompetensi yang berdampak bagi pengembangan karier mereka di masa depan (Mhy/Mif).