Skip ke Konten

Safari Tarhib Ramadan, Nidaul Islam Bekali Santri Teknik Public Speaking di Empat Pesantren

20 Februari 2026 oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare – Menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Nidaul Islam, melaksanakan safari pendidikan melalui kegiatan Tarhib Ramadan di Kabupaten Sidrap. Rangkaian kegiatan ini digelar secara maraton di empat pondok pesantren besar guna mempersiapkan para santri menjadi pengisi mimbar dakwah dan dai muda yang mumpuni di tengah masyarakat.

Safari dakwah dan pelatihan ini dimulai pada, Senin (02/02/2026) di Pondok Pesantren Al-Hasyimiyyah Pajalele, kemudian dilanjutkan ke PP Nurul Azhar Talawe pada 6 Februari 2026. Agenda berlanjut di PP DDI As-Salman Allakuang pada, 9 Februari 2026 dan ditutup dengan sesi terakhir di PP Muammar Gandi Rappang pada Kamis, 19 Februari 2026. Fokus utama dalam setiap kunjungan tersebut adalah pembekalan teknik retorika dan public speaking.

Kegiatan Tarhib Ramadan ini dirancang khusus untuk mengasah mental serta keterampilan komunikasi para santri sebelum mereka terjun langsung berdakwah selama bulan puasa. Materi yang dibawakan mencakup kecakapan krusial yang sangat dibutuhkan oleh santri yang diproyeksikan menjadi pengisi ceramah tarawih maupun pengajian di berbagai wilayah selama bulan suci nanti.

Dalam pelaksanaannya, para santri tidak hanya mendalami teori komunikasi, tetapi juga terlibat aktif dalam sesi praktik ceramah secara langsung. Metode praktik ini bertujuan agar para peserta memiliki kesiapan teknis, mulai dari pengaturan olah vokal hingga penyusunan struktur pesan yang persuasif, sehingga syiar Ramadan yang disampaikan nantinya menjadi lebih berbobot dan menarik.

Nidaul Islam, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Sidrap, menegaskan bahwa momentum Tarhib ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kapasitas diri. Ia menilai, seorang santri harus mampu mengemas pesan keagamaan dengan cara yang tepat agar mampu menyentuh hati audiens saat berdakwah di atas mimbar.

"Melalui momentum Tarhib Ramadan ini, kita ingin memastikan para santri memiliki kepercayaan diri yang tinggi dalam menyampaikan kebenaran. Penguasaan retorika bukan sekadar pandai bicara, melainkan seni mengolah kata agar pesan dakwah selama bulan suci dapat diterima dengan jelas dan santun oleh masyarakat," ujar Nidaul Islam di sela-sela kegiatannya.

Antusiasme luar biasa tampak dari wajah para santri di setiap pesantren yang dikunjungi. Salah satu peserta mengungkapkan rasa syukurnya atas pelatihan ini, karena pembekalan teknik komunikasi formal tersebut memberikan kesiapan mental yang nyata bagi mereka untuk menghadapi tugas-tugas dakwah dan pengabdian masyarakat sepanjang bulan Ramadan.

Penulis :Irmawati

Editor : Mifda Hilmiyah

di dalam Berita
Perkuat Mutu Pembelajaran, Tim Evaluasi RPS IAIN Parepare bersama LPM Gelar Rapat Perdana