Humas IAIN Parepare — Sosok akademisi yang dikenal tenang, moderat, dan kuat dalam tradisi intelektual pesantren, Dr. Budiman resmi dilantik sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKSHI) IAIN Parepare periode 2026–2030 dalam prosesi pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Ballroom Gedung Laboratorium Terpadu, Senin (25/5/2026).
Dr. Budiman dipercaya memimpin FAKSHI menggantikan Prof. Dr. Rahmawati setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPT Ma’had Al-Jami’ah IAIN Parepare periode 2022–2026.
Lahir di Ganra, Kabupaten Soppeng, 27 Juni 1973, Budiman tumbuh dari lingkungan religius dan tradisi pendidikan Islam yang kuat. Ia merupakan putra dari pasangan Sulaeman Battang dan Nikmah Pakkanna. Perjalanan intelektualnya dimulai dari Madrasah Ibtidaiyah Yayasan Perguruan Islam Ganra, kemudian melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren YASRIB Lapajung Watansoppeng sebelum menempuh pendidikan di MAN Program Khusus Ujungpandang.
Karier akademiknya terus berkembang hingga menyelesaikan Program Doktor (S3) bidang Dirasah Islamiyah konsentrasi Syariah dan Hukum Islam di UIN Alauddin Makassar tahun 2025. Sebelumnya, ia juga menyelesaikan program Magister Hukum Islam dan Sarjana pada bidang Peradilan Agama di kampus yang sama.
Sebagai akademisi, Budiman dikenal aktif dalam pengembangan kajian hukum Islam, maqashid syariah, hukum keluarga, ekonomi syariah, hingga isu-isu sosial keagamaan kontemporer. Berbagai karya ilmiahnya dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi, termasuk penelitian mengenai hukum keluarga Islam, perlindungan hak perempuan dan anak, hukum perkawinan, hingga relasi antara tradisi dan modernitas dalam masyarakat muslim.

Salah satu publikasi terbarunya berjudul Dis-Implementation of the Islamic Family Law in Fulfilling the Rights of Ex-Wives After Divorce in Indonesia diterbitkan pada jurnal internasional Samarah tahun 2025. Selain itu, tulisannya tentang Lineage Compatibility (Kafa’ah Nasab) in the Marriage of Sayyid and Syarifah juga menjadi perhatian dalam kajian hukum keluarga Islam kontemporer.
Di bidang literasi akademik, Budiman juga aktif menulis dan menyunting buku. Beberapa karya yang pernah diterbitkannya antara lain Logika Induktif dalam Penemuan Hukum Islam, Hukum Islam dan Hak Asasi Manusia, hingga Pendekatan Studi Hukum Islam dalam Teori dan Praktek. Ia juga dikenal aktif menulis opini dan kajian sosial-keagamaan di berbagai ruang akademik.
Selain dikenal sebagai akademisi, Budiman juga merupakan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang sejak masa mahasiswa aktif dalam pengembangan tradisi intelektual dan gerakan kemahasiswaan. Pengalaman organisasinya membentuk karakter kepemimpinan yang dialogis, kolektif, dan dekat dengan dunia mahasiswa.
Di lingkungan organisasi keagamaan, ia juga aktif sebagai Wakil Ketua Nahdlatul Ulama Kota Parepare, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Kota Parepare, Ketua Korps Muballigh Muballighah Dewan Masjid Indonesia Kota Parepare, serta terlibat dalam berbagai forum pengembangan moderasi beragama dan pembinaan umat.
Jejak pengabdiannya di IAIN Parepare pun terbilang panjang. Ia pernah mengemban amanah sebagai staf perpustakaan, staf akademik, Sekretaris Prodi Muamalah, Sekretaris Jurusan Syariah, Ketua Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Syariah, hingga Kepala UPT Ma’had Al-Jami’ah.
Pelantikan Dr. Budiman dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Dr. Hj. Darmawati yang menegaskan pentingnya kepemimpinan akademik yang mampu menjaga integritas keilmuan sekaligus menjawab tantangan sosial masyarakat.
Dalam pernyataannya usai pelantikan, Dr. Budiman menegaskan bahwa amanah sebagai Dekan Fakultas Syariah bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab moral dan akademik untuk melanjutkan capaian terbaik yang telah dibangun para pimpinan sebelumnya.
“Amanah sebagai Dekan Fakultas Syariah IAIN Parepare bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk melanjutkan fondasi dan capaian terbaik yang telah dibangun para pimpinan sebelumnya. Ke depan, kami berkomitmen melanjutkan keberhasilan peningkatan mutu akademik, budaya riset, kualitas layanan, serta kompetensi mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan hukum dan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.
Menurutnya, Fakultas Syariah harus menjadi ruang lahirnya sarjana muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepekaan sosial.
“Fakultas Syariah diharapkan menjadi tempat lahirnya sarjana muslim yang cerdas, berintegritas, berakhlak, serta memiliki penguasaan ilmu alat dan kearifan dalam memahami serta menyelesaikan problematika umat,” lanjutnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kolektif dan kolaboratif dalam pengembangan fakultas ke depan.
“Kami percaya, kemajuan lembaga hanya dapat diraih melalui kebersamaan, kolaborasi, keikhlasan, dan dedikasi seluruh civitas akademika demi menjaga dan meningkatkan capaian terbaik Fakultas Syariah bagi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara,” tutupnya.
Di bawah kepemimpinan baru ini, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam IAIN Parepare diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan hukum Islam yang moderat, adaptif, dan responsif terhadap dinamika masyarakat kontemporer.
Penulis : Tasrif